Sampang : NMPNews Kamis : (25 – 06 – 2026).
Gejolak SPPG MBG lagi rame banget belakangan ini. Intinya ada 2 kubu: yang protes vs yang dukung.
Update protes dari Ribuan relawan dari Aliansi Pemuda dan Masyarakat Peduli Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Sampang menggelar aksi damai di depan Kantor DPRD Kabupaten Sampang, Kamis (25/6/2026).
Aksi yang berlangsung tertib dan kondusif itu menjadi suara rakyat: Lanjutkan Program Makan Bergizi Gratis sebagai program strategis nasional Badan Gizi Nasional.
Massa aksi datang dari berbagai elemen masyarakat: pemuda, mahasiswa, tokoh masyarakat, hingga kaum ibu. Mereka membawa spanduk dan poster berisi ajakan agar program MBG terus dilanjutkan karena manfaatnya sudah dirasakan langsung oleh warga Sampang.
Koordinator Lapangan Aliansi, Abd Hamid, /S.Pd., menegaskan MBG adalah langkah nyata pemerintah meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya kelompok rentan: ibu hamil, balita, ibu menyusui, lansia, dan peserta didik.
“Program Makan Bergizi Gratis merupakan investasi besar bagi masa depan bangsa. Ketika kebutuhan gizi masyarakat terpenuhi dengan baik, maka kualitas sumber daya manusia juga akan meningkat,” ujar Abd Hamid di hadapan peserta aksi.
Ia menjelaskan 3 dampak langsung MBG yang dirasakan Sampang:
- Kesehatan
Turunkan angka stunting, tingkatkan kesehatan ibu-anak & lansia, kuatkan ketahanan keluarga. - Pendidikan :
Asupan gizi bergizi tingkatkan konsentrasi belajar, dongkrak prestasi akademik, optimalkan tumbuh kembang fisik-mental anak. - Ekonomi :
Kebutuhan bahan pangan MBG buka rantai pasok untuk petani, peternak, nelayan, pelaku UMKM, dan usaha lokal Sampang.
Sementara itu, tuntutan Rakyat Sampang ke DPRD dalam pernyataan sikapnya, Aliansi menyampaikan 2 tuntutan utama :
- Mendesak DPRD Kabupaten Sampang untuk terus mengawal dan mendukung keberlanjutan Program MBG lewat fungsi anggaran dan pengawasan.
- Mendorong MBG tetap menjangkau kelompok 3B yakni Ibu hamil, Balita, Ibu menyusui serta kalangan lanjut usia. Jangan sampai kelompok paling rentan terlewat.
“Kami berharap seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah daerah maupun DPRD, dapat bersinergi menjaga keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis demi mewujudkan generasi sehat dan Indonesia yang lebih maju,” tambah Abd Hamid.
Aksi damai yang dipadati ribuan peserta ini jadi bukti kuat: masyarakat Sampang berdiri di belakang MBG. Mereka ingin program ini terus berjalan sebagai fondasi mewujudkan, Generasi Emas Indonesia 2045 lewat gizi, kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan.
MBG bukan sekadar makan gratis. MBG adalah masa depan Sampang, masa depan Indonesia.
Langkah BGN sekarang
Kepala BGN Dadan Hindayana perketat pengawasan. 1.780 SPPG dari total 26.800 unit dihentikan sementara karena gak punya IPAL/SLHS. BGN juga dorong menu telur 3x seminggu buat stabilisasi harga telur Jatim.
Jadi “gejolak”nya itu: ada masalah kualitas, harga, dugaan korupsi, dan keracunan → bikin desakan audit/penghentian. Tapi di sisi lain, pekerja SPPG + petani ngerasa MBG bantu ekonomi mereka, makanya demo minta dilanjut + dibersihkan dari korupsi. (totokRedpel).